Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Ordinary Venus' Site


Blog EntryApr 26, '10 10:33 PM
for everyone

Blog EntryJul 18, '09 11:25 AM
for everyone
Dalam rangka membekali Ammar ke rumah eyangnya sekaligus memperkenalkan variasi pasta buat sepupunya yang susah makan, maka Rabu pagi kemarin saya sempatkan bikin **Conchigliette Panggang ini.

Untuk 6-8 porsi kecil.

2 sdm unsalted butter
1 sdm terigu
400ml susu cair
100ml UHT cream

BAHAN ISI:

250g conchigliette rebus
100g mix vegetables**
6 lbr beef salami, iris tipis

BUMBU:

50g keju cheddar parut + extra mozarella untuk taburan
1/8 sdt pala bubuk
1/8 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
1/4 sdt gula
1/2 sdt oregano + seujung jari Rosemary

    * Panaskan butter pada teflon lalu masukan terigu, aduk rata. Terigu akan bergumpal, gpp kok.
    * Tuang susu sedikit demi sedikit lalu aduk sampai licin. Tuang krim kental, aduk rata.
    * Masukkan campuran Bahan Isi, biarkan sebentar.
    * Masukkan campuran Bumbu.
    * Pindahkan pada 6-8 pinggan tahan panas ukuran kecil-kecil. Saya pake cetakan muffin.
    * Panggang pada suhu 150 derajat selama 5-8 menit, kalo bisa dengan api atas.

** Conchigliette adalah varian pasta berbentuk kerang.
** Mix vegetables (buncis, jagung pipil, wortel, kembang kol) saya biasa buat sendiri agak banyak untuk stok, sebelum masuk ke freezer saya tumis dulu pakai butter, bombay, garam dan merica.

Blog EntryJun 30, '09 4:44 AM
for everyone

Ga ada yang istimewa sih dari bolu ini selain kelembutan dan kelegitannya yang bikin saya selalu ketagihan. Dan kalau biasanya saya bikin pakai santan, kali ini saya modifikasi resepnya pakai vanilla margarine. Hasilnya, maknyussssss....

Bahan A:
150 gr gula pasir
5 btr telur

Bahan B
250 gr tepung ketan hitam
80 ml susu kental manis

Bahan C:
200 gr Margarita Vanilla Milk margarine
(kalau tidak ada, pakai margarine biasa + 1 sdt Vanilla cair) tapi rasanya tetep akan beda.

  • Cairkan bahan C. Sisihkan
  • Kocok bahan A dengan mixer sampai putih dan kental lalu masukkan bahan C kedalamnya
  • Masukkan bahan B dengan cara diaduk balik, jangan dikocok karena akan bikin bantet!
  • Masukkan kedalam 2 buah loyang loaf ukuran kecil beroles margarine dan bertabur tepung tipis sampai 3/4 penuh
  • Kukus kurang lebih 40 menit
  • Selamat mencoba!

Blog EntryMay 27, '09 3:47 AM
for everyone
This entry was posted on Sunday, December 25th, 2005
Dedicated to my friends: Santo, Chelo, Ery, Sandra, Bagus, PU.

Pic4

Bowling.

A week before Bagus got married–in a short notice–he invited me, Santo, Chelo, Ery, i also asked Sandra to join to play bowling in Pasaraya Grande, Blok M. Bagus is a friend of Santo, the rest are my officemates. Let’s say it’s a bachelor party, ok? Sure.

As it was a short notice invitation, of course I need to have socks to play, right? Then I asked Santo a favor before picking us up, to take ones from my kos-an. Yeah, he knew where I put my room’s key. It’s cheaper rather than buying it first even for ten thousand a-three hehehe.. Surprisingly, he bought two pairs, realizing that I should also lend ones to my housemate-pinoy-friend, Chelo. Thanks ya, mas.

Right after office hours, we hit off. I asked Chelo to choose which ones fits her, but since she said up to me, so I lent the newest white ones that I haven’t been used yet, which I named thumbs socks (Kaos Kaki Jempol). You know, the ones with each finger holes. "I bet it’s comfortable for you, Chel.", I said–with a chuckle of both. You know why I never use it since the first time I bought? Cuz it’s….it’s a thumbs socks, and thick.

Arriving at Pasaraya, of course we should check for sale around first. Please deh, girls gitu loch! We forget boy friends by the time we see shoes, bags for sale :P. Admit it! We eventually split and meet again for dinner at futkort, while Bagus and Faisal–another invitee–have been calling us for 2-3 times. Sorry guys, we were so hungry after some eye’s shopping…

There. Me and Santo arrived first in the arena, while Chelo, Ery and Sandra split for another sale first. There were Bagus and Faisal, fighting in the game. This was my first play, and I didn’t wear a comfortable outfit. Well, bowling is fun. I’d play again some other time. I never do sport since the last time I did wall climbing.

Chelo was a good player hehehe, with the thumbs socks she wore. We laughed to see her 5 thumbs-looked. She said, weird feeling.

Times passing by. Bagus has officially married to his loved one on December 3rd. He looked happy and released hihihihi.

Few weeks later, Chelo returned the thumbs-socks to me.

My (Kos-an) Room.

Recently, the weather isn’t so friendly. Hot during the day, some times rain but coooooold at night (or is it just me?) If not consuming vitamin C, I’m surely will get sick as some body does. An exhaust fan in my room is enough to make me chill, plus an electric fan that i hanged on the wall will freeze me. Even though, I would always turn both on. I don’t want to make friends with mosquitos. Until one night, the same thing happened. Cold to death.

Instead of turning the fans off, I’d rather spread my batik blanket on, I said to myself. The worst part was…it’s still cold so i have to spread on the blanket properly all over my body. But! I found a cockroach crawling around my neck and explore inside my shirt ! Damn! I guess the cockroach also needs a warm roof, huh. Oh well, what a disgusting! I felt like all my body itchy that night..

After fighting with the slither thing in the darkness, suddenly I recall the thumbs-socks. Ah, isn’t it a good idea? I’ll feel surely warm with a complete anti-cold outfit…I then perforced myself to wake up and reach the socks out of my wardrobe.

Hehehe…now I don’t deny it, that the thumbs-socks (kaos kaki jempol) is weird to use.


Blog EntryMay 27, '09 3:36 AM
for everyone

Tembelek

This entry was posted on Monday, December 26th, 2005

"Mbak Ade, tuh yang mo interview dah datang", satpam laporan. Pagi ini emang si bos ada interview sama calon project manager baru di Bubu. Orangnya gua kenal, dari perusahaan competitor. "Wah, panjang umur, lagi diomongin, dia datang", cuma itu respon gua.

Lagi diomongin, iya. Karena jum’at kemarin gua bolak balik ga bisa hubungi dia untuk konfirmasi interview senin ini. "Hey, handphone lu kenapa? Kok ga bisa dihubungi sih?", dan seberondong pertanyaan lain jadi sapaan pertama gua. Duduklah kami berdua di sofa ruang tamu untuk saling bertanya dan menjawab soal handphone yang ternyata ketinggalan di taxi, jumat lalu, sekitar jam 4-an. Wah kasihan, pikir gua.

Tiba-tiba, gua merasakan hal yang janggal di sandal-converse-hitam-palsu-kiri gua. "Apaan sih nih, di sandalku?", gua keheranan sendiri. Sementara lawan bicara gua juga ga bisa jawab. Mungkin masih agak shock soal handphone-nya.

Hhhhh….pagi ini emang gua datang kepagian. Pagi-pagi udah langsung buka layar Compaq Presario 2500 yang dipinjemin kantor. Berangkat dari rumah nyokap–Bekasi–jam 6an, gua pikir bakal macet, secara hari senin kale. Taunya jam 7.30 udah landing, mungkin suasana natal ya, pada cuti. Gpp deh kepagian, sekalian nunggu materi yang mesti gua translate permintaan tolong dari seorang teman. Lumayan, dibayar Abuba. "Cuma dikit kok, paling 2 halaman", rayunya, "buat video profile yang voice overnya musti English…"

Setelah terkoneksi ke dunia maya, gua mulai browsing dan cek email. Rasanya kok lapar ya. Mau cari sarapan, blum ada orang, minta tolong OB, dia masih ngepel. Oh well, nanti aja deh jam 9-an. Akhirnya penghuni meja sekitar mulai berdatangan juga. Ah, pucuk dicinta ulam tiba, Ery setuju nyarap Indomie bareng. Maka bergegaslah kami menuju tempat nyarap idaman itu. Asik juga pergi berduaan, ngobrol beberapa hal termasuk soal Chelo yang katanya kena diare sekeluarga di hari natal dan pergi ke rumah sakit (di Manila tentunya) rame-rame. Duuh!

Begitu juga pas jalan balik, kami berdua sama sekali ga merhatiin langkah kaki, termasuk apa yang telah kami pijak pagi ini. Aduh, sampai akhirnya gua baru sadar akan sesuatu yang janggal itu di ruang tunggu tamu. Aku pikir cuma tanah, karena memang ga mencurigakan, secara sebagian tanah memang basah tersiram hujan sehari kemarin. Trus gua bergegas kedepan, memastikan apa yang dari tadi ngikut dengan menempelkan si sandal ke landasan lantai yang lebih tinggi. Ga taunya…. Arrrrrrrrggggggghhhh!! It’s smell! It is TEMBELEK. Hello, where have you been???

Satpam dan OB ga bisa nahan kegeliannya ngeliat penderitaan gua, dan guapun tertawa asli malu dan minta ma’af sama OB karena udah "meper" lantai luar dengan sengaja sehingga si tembelek otomatis nongkrong dengan gagahnya. "Mbak, tadi meper kemana aja?", tanya Rizal si OB, "biar saya yang bersihin deh…", tawarnya.

Hayah, rejeki di pagi hari. Gua harus bagi-bagi nih. Gua klik nama Ery di friend list YM gua. "Hahahahah…pantes baunya sampe sini!", Ery merespon dengan puasnya. Ruangan Ery dan gua dipisahkan dengan 1 pintu saja. Tapi trus…"Eh, ternyata sepatu gue juga kena, sial!", Ery ga bisa nahan kekecewaannya (pasti mata kakinya kena omel tuh, karena ga liat dari mana si tembelek ngikut).

Hhhhhh… tuntaslah kegelian orang-orang sekantor melihat penderitaan kami berdua, nasib si sepatu dan sandal-hitam-converse-palsu yang kena ranjau darat, si tembelek.

**Tembelek itu berasal dari bahasa Jawa yang artinya kotoran hewan (manusia juga ga ya?).



Blog EntryMay 26, '09 10:08 AM
for everyone
Tadinya saya ngga terlalu suka sama kue yang bernama muffin ini - oke saya ngaku, ngga suka. Ga tau karena rasanya ataukah karena teksturnya. Saya cuma tertarik sama tampilannya yang sekel dan merekah.

Suatu hari ketika menunggu pesawat delay, saya dan seorang teman memilih menunggu di warung kopi terkenal, Starbucks. Disana saya memesan chocolate cookie yang ukurannya besar itu karena saya suka wangi butter-nya yang khas dan segelas green tea smoothie - entah apalah nama tepatnya. Sementara teman saya dengan hati riang, memesan segelas kopi hitam dan muffin.

"Aku ga suka muffin, deh", saya menyatakan diri. "Eh, tapi yang ini enak lho, kalo yang lain gw juga ga suka", balas teman saya berpromosi layaknya marketing Starbucks, "coba deh...", tawarnya sambil menyodorkan si muffin yang warnanya gelap itu.
"Hmmmm!!! Yum!", saya terkejut, tenyata teman saya tidak bohong. Endang booo...aroma butternya itu lho berasa banget. Secara harganya, berapa tau deh lupa, pokoknya mahal...

Oke deh saya setuju, ternyata tidak semua muffin tidak saya suka hehhehhe. Berangkat dari situlah saya akhirnya bertekad untuk membuat sendiri dan menemukan muffin yang rasa dan teksturnya sama dengan yang dijual di warung kopi terkenal itu. Dibawah ini resep dasar muffin yang pertama kali saya contek dari majalah Kartini, kemudian beberapa kali saya coba modifikasi, pake yogurt, pake minyak sebagai pengganti margarin leleh, termasuk nyoba pake tepung muffin siap pakai (lumayan kalo lagi cekak, bisa jadi alternatip). Rasanya relatif, kalo saya bilang ga enak tapi kenyataanya Ammar dan papinya suka, apa boleh buat.

Bahan dasar Muffin:
Untuk 14 buah - tergantung ukuran cetakan yang dipakai. Saya cuma dapat 12.

4 btr telur
125 g gula pasir halus
200 gr margarin leleh - saya kombinasi dengan butter (1:1) biar lebih kaya rasa.

Campur jadi 1:
200 gr terigu
1 sdt baking powder
1 sdt soda kue
1/4 sdt garam - saya sering lewatkan.

Macam-macam isi:
Remah keju:
50sdm terigu
1 sdm margarin
50 g parmesan parut
* campur terigu dan margarin dengan cara diremas sehingga menjadi remah lalu campur dengan keju.

Coklat dan Choco Chip:
Untuk muffin coklat saya ganti 50 gr terigu dengan 50 gr coklat bubuk dicampur 100 gr choco chip.

Apel:
Untuk varian apel yang maknyus, saya pake 2 butir (300gr) apel yang dikupas dan potong-potong kecil dan ditambah 1/2 sdm bubuk kayumanis.

Selai:
100 ml selai blueberi atau stroberi atau nanas - cocok pakai remah keju.

Kismis:
100 gr kismis

Kalo ada kesempatan lagi saya mau coba varian pisang atau peach. Duh udah kebayang deh..

Cara buatnya gampang juga. Pertama kocok telur, gula dan mentega sampai rata. Lalu masukkan semua bahan kering sambil diaduk tapi jangan terlalu rata, nanti hasilnya seperti cake.

Untuk mendapatkan tekstur muffin yang grenjelan itu, gunakan 2 butir telur saja dari resep ini. Sehingga adonan super kental. Ditambah 125 gr yogurt plain.

Setelah adonan jadi, tuang ke dalam cetakan beroles margarin lalu panggang 20 menit atau sampai lidi yang ditusukkan, keluar dalam keadaan bersih. Lakukan pengecekan ini di 3/4 waktu dari proses pemanggangan supaya tidak mengganggu proses kematangan.

Untuk si muffin-muffin yang telah saya coba ini, sejatinya tak pernah kesampaian saya bawa sebagai cemilan ke kantor. Pasalnya selalu ludes sebelum masa kadaluarsanya habis hihihihihi....
 

RecipeMay 5, '09 8:31 AM
for everyone
Category:   Desserts
Servings:   2 portions

Description:
Saya dapat varian macadamia nut yang saya rindukan di freezer Haagen Dazs Hypermart Pejaten (yehey!). Tapi berhubung cuma dapat ukuran kecil dan saya pingin berbagi dan pastinya ga cukup, jadilah saya akalin bikin frozen cheese cake. Hasilnya lumayan...

Ingredients:
100ml Haagen Dazs' macadamia nut ice cream, biarkan 20 menit di temperatur ruangan

50gr Yummy light cheese cream

50ml Anchor UHT whipping cream


Directions:
Kocok cheese dan whipp cream sampai rata.

Masukkan ice cream, kocok rata.

Tuang ke dalam ice cream cup, tutup dg wrapping plastic lalu simpan dlm freezer minimal 1 jam.


RecipeMay 5, '09 8:22 AM
for everyone
Category:   Baking
Style:   Soulfood
Special Consideration:   Kids

Description:
Pengalaman yang lucu waktu saya bikin kue ini, adonan sudah dibuat tapi saya bingung mau dicetak pake apa secara ga punya cetakan. Jadi saya simpan di kulkas berhari-hari :P

Ingredients:
150gr unsalted butter
100gr vanilla flavoured margarine
200gr sugar
2 pcs egg
450gr all purpose flour

Directions:
Kocok gula dan butter+margarine sampai lembut.

Masukkan telur 1 per 1 sambil terus dikocok rata dan berwarna putih.

Masukkan terigu dan aduk rata.

Simpan adonan di lemari pendingin selama 2 jam. Jangan spt saya, 6 hari hahaha.

Cetak adonan dlm bentuk pohon pinus lalu panggang 15 menit dg suhu 175 derajat. Saya lebih suka yg hampir hangus, jd saya panggang 20 menit.

Setelah dingin, olesi dg selai kacang tipis2 dan taburi dg confetti (hiasan kue).

Dpt bertahan 2 minggu dlm toples kedap udara. Tapi di rmh saya paling lama tahan cuma 2-3 hari krn jgnkan nunggu dihias, masih hangat pun udah bolak balik raib diambil.


Blog EntryMay 5, '09 8:13 AM
for everyone

An apple a day keeps you away from the doctor.


6 porsi @ 187 kalori

Bahan Crepe:

100g tepung terigu
1 btr telur
250cc susu
Garam


Bahan Apel:


1 bh (150gr) apel
75gr gula pasir
1/2 sdt bubuk kayu manis
50gr kismis
1 sdm air jeruk

Campur terigu dan telur, tuang susu sdikit2 sampai habis, beri garam. Aduk sampai licin.

Goreng tipis diatas wajan dadar beroles minyak menjadi 12 lembar.

Kupas apel, iris kecil lalu beri gula pasir dan jerang diatas api. Beri sdkt air, air jeruk dan kayu manis. Masak smp kering lalu tambahkan kismis. Angkat.

Isi crepe dg apel lalu gulung. Hidangkan. 

Blog EntryApr 29, '09 8:20 AM
for everyone
It was crunchy and delicious. I never thought that fermented soybean (tempe) and cheese was a good combination, yet the cheese is the source of calcium and tempe is full of protein. It was really a big hit in my family.
Ingredients:

1 medium pack tempe
2 slices kraft singles cheese
50 gr all purpose flour
50 ml instant coconut milk
50 ml water
1/4 tsp. Baking soda
1/2 tsp. Salt
1/4 tsp. Coriander powder
1 clove garlic, finely chopped or 1/8 garlic powder.
frying oil



Method:


Make a 1 mm thinly sliced to 12 pieces of tempe, set aside.

Divide each single cheese into 4 slices, set aside.

Dissolved coconut milk with water and mix well with flour, salt, coriander, baking soda and garlic.

Place 1 slice cheese into each of 2 slices tempe, swamp into the flour coating and deep fry until golden.

Serve for 6 portions. 

Blog EntryApr 29, '09 7:53 AM
for everyone

Lalu kenapa bisa kena kanker payudara?

Ya, seperti saya bilang tadi, malas. Gilang hanya mau menyusu dari bagian kiri dan si ibu membiarkan yang kanan mubazir. Selama 2 thn! Saya sudah bilang, pompa saja utk dicampur dg susu kaleng supaya anaknya bisa beralih pelan-pelan. Alasannya sakit dan ga ada waktu. Bayangkan bagaimana perjuangan ibu bekerja seperti saya dan adik saya utk dapat memberikan ASI. Memompa di kantor secara berkala setiap hari diantara sela-sela waktu kerja dan kemana-mana bawa cooler bag berisi botol dan blue ice. Terkadang tidak sempat sama sekali sehingga stok ASI sering kembang kempis apalagi kalo bayinya gembul. Ini? Banyak waktu tapi malas.

Akibatnya muncul benjolan merah yang bengkak dan nyeri meradang. Harus diangkat segera.

Tapi saya sekeluarga mendapat pelajaran dan hikmah dari kejadian ini, semoga dg diangkatnya benjolan kanker ibu Rara dan Gilang Sabtu nanti, akan terangkat juga dosa-dosanya. Karena walau bagaimanapun dia tetap ibu yang mulia utk kedua keponakan saya :)

Pesan untuk teman-teman wanita khususnya busui, susui dengan kedua sumber 'air emas' secara bergantian (bukan utk bapaknya ya :p) untuk nutrisi dan masa depan anak-anak kita yang optimal dan mengurangi resiko kanker payudara.

Pernyataan bahwa menyusui dapat mengurangi resiko kanker payudara terbukti benar. Selasa kemarin kakak ipar saya divonis kanker jinak dan harus menjalani pada payudara kanannya Sabtu nanti.

Pasalnya dia tidak menggunakan payudaranya secara maksimal selama 2 tahun ini dan itu membuat dokternya tercengang. Saya juga kecewa. Bukan kecewa karena dia tidak mau menyusui, tapi karena dia terlalu malas utk memompa ASInya.

Kedua anaknya, yaitu keponakan saya, Rara dan Gilang, sukses mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan dan berlanjut sampai 2 tahun bahkan lebih. Beruntung bukan, jadi full time mom. Saya dan adik perempuan saya boleh merasa iri disini, tapi rezeki tiap orang kan berbeda ya.

Lalu kenapa bisa kena kanker?

Bersambung...

RecipeApr 20, '09 10:23 AM
for everyone
Category:   Desserts
Servings:   8-10 portions

Description:
The ingredients and methods are not as long as the title and is quick and easy to make. You can also fridge for couple of weeks for a saving hohohohoho....

Ingredients:
1 package crushed Oreo chocolate
2 tbsp. melted unsalted butter
250 gr. softened cream cheese
500 ml. Diamond chocolate ice cream, softened



Directions:
Line 8x8 inch pan with foil. Combine cookie crumbs with melted butter. Mix thoroughly. Press into bottom of the pan.

Beat the softened cream cheese until fluffy; add softened ice cream; blend thoroughly. Pour into the loaf over the crust. Sprinkle with choco chips for top decoration. Chill in freezer at least 2 hours.

To serve: Remove cake from pan. Cut with a sharp knife dipped in warm water. Makes 16 - 2 inch squares.


RecipeApr 20, '09 10:13 AM
for everyone
Category:   Baking

Description:
This recipe is a copycat from Kraft mailing list because my toddler loves this so much as he is a foody. And since I don't like any nut in this cake so I passed the nuts.

Ingredients:
Cake:
4 eggs yolks
50 gms. sugar
20 gms. carrot grated
1/2 lemon zest
200 gms. hazel nuts or walnuts, almonds
(chopped ) - I passed
60 gms. plain flour
120 ml. corn oil - I used regular cooking oil
4 eggs white's
100 gms. brown sugar - I used palm sugar

Cream Cheese Frosting:

100 gms. butter
200 gms cream cheese
100 gms. icing sugar

Directions:
Cake:
1. Mix carrot & lemon together.
2. Beat yolks & brown sugar untill well.
3. Add in carrot mix,nuts, flour & oil.
4. Another bowl beat egg white & sugar until fluffy.
5. Mix with carrot mixture & mix well.
6. Bake for 25 minutes in 180 degrees.

Allow cake to cool & then top with cream cheese frosting & decorate with cinnamon powder or sprinkle with anything you like

Cream Cheese Frosting:
1.Cream butter & cheese until light & fluffy.
2.Put in sugar & cream again smooth.


RecipeApr 20, '09 10:06 AM
for everyone
Category:   Appetizers & Snacks
Style:   Soulfood
Special Consideration:   Kids
Servings:   10 portions @ 200 calories

Description:
This quick and easy recipe is a copycat from Tuti Soenardi's "100 Resep Makanan Sehat untuk Balita". I just modified it a little. Worth to try, crunchy to munch...

Ingredients:
20 pieces baguette -- I used plain white bread, cut to 4 small pieces
50 gr unsalted butter
50 gr unsalted margarine
2 tbsp dried chopped parsley
75 gr cheedar cheese, grated

Directions:
- Mix butter, margarine, parsley and cheese
- Spread all over the shaped bread
- Bake for 25 minutes or until crunch well
- Let it cool and put it in a jar

Modified from Tuti Soenardi "100 Resep Makanan Sehat untuk Balita"


RecipeApr 20, '09 9:28 AM
for everyone
Category:   Pasta
Style:   Soulfood
Special Consideration:   Kids
Servings:   3 portions

Description:
Ini pasta kesukaan suami dan anak saya, dua-duanya emang foody sejati. Apa aja masuk. Jadi biarpun resepnya ngarang, pasti ludes juga. Saya posting resepnya disini berdasarkan permintaan Ibu dari sepupu-nya Ammar nun jauh di sana...:D

Ingredients:
250 gr macaroni pasta, rebus aldente sesuai ketentuan dalam kemasan
4 lembar smoked beef/ beef salami, iris memanjang (julienne) - saya melakukannya dg cara digulung lalu diiris tipis
50 gr bawang bombay cincang
2 siung bawang putih
3 sdm unsalted butter
500 ml susu cair
3 sdm tepung maizena (pengganti susu cream cair untuk pengental), cairkan dengan sedikit susu/air
1 sdt daun parsley kering yang sudah dicincang - dijual botolan di di supermarket terkemuka.
1 sdt garam atau sesuai selera
1 sdt merica hitam

Directions:
1. Tumis bawang bombay sampe layu, lalu masukkan bawang putih sampai harum
2. Masukkan potongan beef salami diikuti oleh pasta
3. Tambahkan susu cair lalu masukkan cairan maizena sebelum mendidih
4. Aduk rata, tambahkan parsley, garam dan merica hitam.
5. Siap dihidangkan.


Blog EntryApr 16, '09 1:10 PM
for everyone
Jika anda berkesempatan mengunjungi kota Tegal, Jawa tengah, jangan lupa mampir kesini:
Telor asin panggang Rosid
Jl. Sultan agung no 13. Brebes. 0283-67330

Bentuk telornya ya standar..tapi tampilan luarnya yg lbh gelap dan teksturnya yg agak berminyak mengubah persepsi saya akan rasa telor asin yg super asin dan bikin giung. Baunya jg ga terlalu amis menurut saya dan Rosid mengklaim bhw telor ciptaannya ini adalah yg pertama di Indonesia.


Ga perlu khawatir utk diberikan kepada balita anda. Less salt.


Photo AlbumMembawa Anak Potong Rambut di Salon Anak-anakApr 15, '09 4:10 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sudah dua bulan belakangan ini saya memikirkan cara memotong rambut Ammar yg semakin hari semakin keriwil ga beraturan. Minta tolong eyang kakungnya sudah ga sanggup karena terbentur penglihatan. Ayah (kakak laki-laki saya) dan papinya cuma bisa mbotakin pake mesin. Semua khawatir Ammar akan super aktif dan terganggu dengan suara mesin. Alhasil saya memutuskan mencari salon anak-anak saja. Pilihan dijatuhkan ke daerah Kemang, saya ingat ada satu children's hair salon. Ternyata benar, namanya D-katz.

Dibanding Kiddicuts Rudy Hadisuwarno yg mematok 95 ribu untuk balita diatas satu tahun hanya untuk potong saja, D-katz ini menawarkan paket menarik. Cukup dengan merogoh kocek 55 ribu, Ammar dapat 1 mainan yg boleh pilih sendiri ditambah snack+air mineral yg jg boleh pilih sendiri sambil nonton tv kabel favorit, Playhouse Disney. Pilihan snack pun beragam, mulai dari kentang goreng, sosis sampai nasi goreng.

Awalnya saya khawatir akan tingkah laku Ammar saat nanti dicukur. Tapi saya sangat terkejut ketika saat didudukkan di kursinya dia begitu tenang dan manis. Saya tak perlu memangkunya. Proses potong jadi sangat singkat, cuma 15 menitan. Dia terlihat cukup senang dg mainan yg diperolehnya plus Playhouse Disney yg dikenalnya. Saya yakin, pelanggan disebelah saya yg ternyata Dian Nitami pun puas membawa dua anaknya kesini.

Memang jauh berbeda dg fasilitas di Kiddicuts yg bisa memutar berbagai macam dvd dg tempat duduk aneka bentuk tapi mungkin blum tentu cocok utk anak dan kantong saya haha.

Lihat videonya di http://tinyurl.com/cukur

Children’s Hair Salon - D'katz
Jl. Kemang Raya no. 49E (dekat Amigos dan JPC), Jakarta Selatan
Telp.7181064, 7194109

VideoApr 15, '09 12:48 AM
for everyone
Ammar senengnya goyang seperti ini setiap kali theme song Barney diputar.
Rekaman ini saya ambil malam hari, saat waktunya dia tidur, makanya gelap.
But he could not resist not to dance, so turunlah dia dari ranjang hanya
untung bergoyang...



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Pages:1234